Langsung ke konten utama

MFS- PUISI KEHIDUPAN



Cepatlah Sembuh

Pada liburan yang panjang
Kita serasa, dijuluki orang bimbang
Karena, saat kita keluar deruan perasaan yang terus diambang

Keajaiban dan cobaan yang transparan
Menjadikan kita tebal keimanan
Dan sebelah kiri dan kanan adalah rintihan dan kegelisahan
Dihadapan bumi kita tak bisa mengelak

Hanya kita sang insan yang akan, berpasrah kepada yang esa
Maka dengan adanya, berkarya kita serasa bersekolah, dan bersahaja
Kita dapat menyimpulkan semoga secarik pena doa semoga kembali normal seperti biasa.

 


 Sejuk diambang angin

Kali ini, baitku bahagia
Lantas, mengapa kubahagia?
Karena , semua angin kegelisahan mulai menjiwa

Yang dulu angin itu lemas, sekarang melambai menyatakan kesejukan
Rakyat mulai bergembira,berdamai dan sejahtera
Bergotong royong, dan saling menjaga

Terima senyum dan lapang dada
Serasa penyakit ini sudah diangkat oleh sang pencipta
Maka, Manusia dapat menerima kehidupan baru, yang sejahtera dan bersahaja.

 
Segi kehidupan

Tatkala ibu memanggil, dengan nada terengah-engah
Kujawab adaapa dengan sang ibunda?, mengapa kau terengah-engah
Ibu menjawab, ibu ini sudah lemas tak ada tenaga.

Jujur aku sebagai anakmu, tak tau harus membalas apa
Tanpamu sehelai rambutku, mungkin tak berada di muka bumi ini
Dimana aku sering membuatmu gundah gulana

Menanti anakmu untuk dewasa
Sambil menjemur baju engkau berkata
“Ibu akan membantu sampai engkau tumbuh, dan membanggakan, negeri nanti.”



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASTINYA

Pastinya Pastinya angin a kan berhenti melambai Sayutan tanganmu yang melambai Satu wanita, yang ingin mengerti Didalam hati berkata “Andai nya, aku tidak terbakar amara”   Wujud wajah yang tidak spontan Namun,Sederhana namun indah.